TVRINews, Jambi
Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Jambi sejak Jumat malam hingga Sabtu sore berdampak langsung pada aktivitas usaha masyarakat. Sejumlah pelaku UMKM, terutama kafe dan kedai kopi di Kota Jambi, mengaku mengalami penurunan pendapatan akibat terhentinya pelayanan kepada pelanggan.
Para pelaku usaha menilai pemadaman listrik menghambat operasional harian, terlebih saat jam kunjungan tertinggi. Tanpa aliran listrik, pelayanan tidak dapat berjalan optimal.
Pemilik salah satu kafe di kawasan Telanaipura, Rivai, menyebut pemadaman listrik sangat memengaruhi kegiatan usahanya.
“Kami sangat terdampak saat listrik padam, karena hampir seluruh operasional kafe bergantung pada listrik. Penjualan otomatis ikut menurun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah fasilitas utama tidak dapat berfungsi, mulai dari mesin kopi, pendingin ruangan, hingga jaringan internet yang menjadi kebutuhan penting bagi pelanggan. Kondisi itu membuat pengunjung enggan datang saat kafe tidak bisa memberikan pelayanan maksimal.
Rivai bersama pelaku UMKM lainnya berharap suplai listrik segera kembali normal sehingga aktivitas usaha dapat pulih dan pelayanan kepada pelanggan kembali berjalan baik.










