TVRINews, Jambi
Tiga jamaah haji asal Provinsi Jambi hingga kini masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan di Arab Saudi. Pemerintah memastikan pendampingan terus diberikan hingga seluruh jamaah dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, mengatakan pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, sebanyak 3.301 jamaah asal Jambi diberangkatkan ke Tanah Suci.
"Hingga saat ini masih terdapat tiga jamaah haji asal Jambi yang menjalani perawatan, dua orang dirawat di rumah sakit di Arab Saudi dan satu orang di Klinik Kesehatan Haji Indonesia," ujar Wahyudi Abdul Wahab.
Selain itu, Wahyudi menyampaikan bahwa selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, tujuh jamaah asal Jambi meninggal dunia di Arab Saudi. Sementara seorang jamaah lainnya meninggal dunia di Batam saat proses pemulangan menuju daerah asal.
Untuk memastikan kondisi para jamaah yang masih dirawat, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi terus berkoordinasi dengan petugas penyelenggara ibadah haji di Arab Saudi.
Jamaah yang masih menjalani perawatan akan dipulangkan setelah kondisi kesehatannya dinyatakan membaik dan memenuhi syarat untuk melakukan perjalanan udara.
Pemerintah menegaskan akan terus memberikan pendampingan dan pemantauan hingga seluruh jamaah haji asal Provinsi Jambi kembali ke daerah dalam keadaan aman.










