TVRINews, Jambi
Longsor yang terjadi di RT 005 Desa Pasar Terusan, Kabupaten Batanghari, mulai mengancam permukiman warga di sepanjang bantaran sungai. Pergeseran tanah yang dipicu abrasi menyebabkan sejumlah rumah mengalami keretakan dan berada dalam kondisi rawan.
Warga mengaku khawatir longsor kembali terjadi karena jarak antara tebing sungai dan bangunan tempat tinggal semakin dekat. Jika abrasi terus berlanjut, kerusakan diperkirakan akan semakin meluas.
Salah seorang warga, Raihana, mengatakan peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, ia bersama cucunya terbangun karena mendengar suara dari arah belakang rumah dan mendapati bagian dapur telah tergerus tanah.
“Sekitar pukul tiga dini hari kami sangat kaget. Dapur rumah sudah tergerus, kemudian dinding mulai retak. Kami takut kalau terjadi longsor susulan,” ujar Raihana.
Ia menyebut retakan pada dinding rumah terus terlihat setelah tanah di sekitar bangunan mengalami pergeseran. Kondisi tersebut membuat keluarganya dihantui rasa cemas, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Tak hanya rumah Raihana, sedikitnya dua hingga tiga rumah lain yang berada di tepi sungai juga terancam mengalami nasib serupa. Posisinya yang berada sangat dekat dengan bibir sungai membuat bangunan-bangunan tersebut rentan terdampak apabila abrasi terus berlangsung.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah penanganan, seperti memperkuat tebing sungai dan melakukan upaya mitigasi lainnya. Penanganan dinilai mendesak untuk mencegah longsor semakin meluas sekaligus melindungi keselamatan masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.










