TVRINews, Jambi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi berencana memberikan pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan rawan banjir. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seiring memasuki masa pancaroba atau peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.
Memasuki periode perubahan musim, potensi peningkatan curah hujan menjadi perhatian pemerintah daerah. Kondisi tersebut mendorong BPBD Kota Jambi untuk memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya banjir di sejumlah wilayah.
Upaya penanggulangan bencana dinilai tidak cukup hanya mengandalkan kesiapan pemerintah dan petugas di lapangan. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko serta mempercepat penanganan ketika bencana terjadi.
Melalui rencana pelatihan tersebut, BPBD Kota Jambi akan membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai langkah-langkah menghadapi banjir. Materi yang diberikan mencakup pengenalan potensi ancaman, tindakan penyelamatan diri, hingga pemahaman prosedur evakuasi dalam situasi darurat.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan warga dalam mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi kondisi berbahaya, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan dengan tingkat kerawanan banjir cukup tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, mengatakan bahwa edukasi kebencanaan menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan akibat banjir.
Menurutnya, masyarakat perlu memiliki pemahaman mengenai tindakan awal yang harus dilakukan saat terjadi bencana sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan petugas.
“Kita melatih kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi tantangan di musim hujan ini seperti banjir,” ujar Doni Sumatriadi, Kepala Pelaksana BPBD Kota Jambi, dikutip Rabu, 4 November 2026.
Doni menjelaskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun kemampuan warga dalam menghadapi situasi darurat secara mandiri maupun melalui kerja sama antarwarga.
Dengan adanya pelatihan tersebut, masyarakat diharapkan mampu mengenali tanda-tanda potensi banjir lebih awal, memahami langkah penyelamatan diri, serta mengetahui prosedur evakuasi yang aman ketika kondisi darurat terjadi.
Selain meningkatkan pengetahuan, pelatihan kesiapsiagaan juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar saat menghadapi ancaman bencana.
BPBD Kota Jambi menilai bahwa kesiapan masyarakat memiliki peran penting dalam mengurangi potensi korban jiwa maupun kerugian materiil akibat bencana banjir.
Melalui program edukasi dan pelatihan yang direncanakan, BPBD Kota Jambi berharap masyarakat semakin tanggap terhadap potensi bencana, terutama selama musim hujan yang berisiko menimbulkan genangan maupun banjir di sejumlah kawasan.









