TVRINews, Jambi
Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Jambi dan berdampak terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi. Kondisi ini menyebabkan sejumlah jadwal penerbangan mengalami penundaan akibat menurunnya jarak pandang di area bandara.
Penundaan terjadi karena jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi pada Kamis pagi hanya berkisar antara 1.000 hingga 1.500 meter. Kondisi tersebut berada di bawah standar minimal operasional penerbangan di bandara tersebut, yakni di atas 1.800 meter.
Hingga Kamis siang, sejumlah penerbangan mengalami penundaan, di antaranya Citilink QG 961 tujuan Jakarta, Super Air Jet UI 974 tujuan Batam, Batik Air ID 6805 tujuan Jakarta, serta Super Air Jet UI 2974 tujuan Batam. Sementara itu, sejumlah penerbangan kedatangan juga terdampak, seperti Batik Air ID 6804 dari Jakarta, Citilink QG 960 dari Jakarta, serta Super Air Jet UI 842 dari Jakarta menuju Jambi.
Salah seorang penumpang, Maulidin, mengaku terganggu dengan adanya penundaan penerbangan tersebut. Ia terpaksa menunggu di bandara hingga kondisi memungkinkan pesawat untuk kembali beroperasi.
“Ya tentu terganggu, kami harus menunggu sampai kondisi memungkinkan untuk terbang,” ujar Maulidin, salah seorang penumpang, Jumat, 2 Oktober 2026.
Pihak Bandara Sultan Thaha Jambi menyampaikan bahwa penundaan dilakukan demi memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan di tengah kondisi jarak pandang yang terbatas akibat kabut asap.
Penumpang diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari maskapai terkait jadwal keberangkatan maupun kedatangan pesawat.










