TVRINews, Jambi
Pemerintah pusat bersama Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus berupaya menangani dampak kekeringan di areal persawahan milik petani di Desa Pasar Terusan. Salah satu langkah jangka pendek yang dilakukan adalah mengoptimalkan sistem pompanisasi dengan memanfaatkan sumber air dari sungai dan sumur bor milik warga sekitar.
“Penanganan kekeringan ini dilakukan bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera VI atau BWSS VI Jambi. Selain penanganan jangka pendek, kami juga mendorong adanya penanganan jangka panjang melalui sejumlah program pembangunan dan perbaikan infrastruktur irigasi,” ujar Hidayatullah, Kepala Desa Pasar Terusan, dikutip Selasa, 20 Oktober 2026.
Program yang diusulkan meliputi Instruksi Presiden atau Inpres Irigasi dan aplikasi SIPURI untuk mendukung pembangunan sumur jaringan irigasi air tanah, pembangunan pintu air baru, serta normalisasi saluran irigasi yang sudah ada.
Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap sistem tata pengaliran air di areal persawahan dapat diperbaiki. Dengan demikian, kebutuhan air bagi tanaman padi dapat lebih terjaga, terutama saat musim kemarau.
Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan mampu mengurangi risiko kekeringan serta membantu petani di Desa Pasar Terusan menghadapi musim kemarau mendatang.










