TVRINews, Kab. Merangin
Hujan disertai angin kencang menyebabkan sebatang pohon beringin tumbang dan menimpa rumah warga di Kelurahan Dusun Bangko, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Peristiwa pohon tumbang terjadi di RT 11 RW 04, Kelurahan Dusun Bangko, pada Kamis, 5 November 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Pohon beringin berukuran besar tersebut roboh saat wilayah setempat diguyur hujan yang disertai angin kencang.
Batang dan ranting pohon yang tumbang menimpa bagian belakang rumah warga hingga menyebabkan kerusakan pada sejumlah ruangan, terutama bagian dapur dan kamar. Kondisi tersebut membuat sebagian bangunan rumah tidak aman untuk ditempati sebelum dilakukan pembersihan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Mendapat laporan mengenai kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merangin langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan kaji cepat terhadap dampak kerusakan yang ditimbulkan.
Petugas BPBD melakukan pendataan, mendokumentasikan kondisi bangunan yang terdampak, serta memantau keberadaan pohon tumbang yang masih menimpa rumah warga. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan sekaligus memastikan keselamatan penghuni rumah.
Pejabat Fungsional BPBD Kabupaten Merangin, Sumiarto, mengatakan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan yang disertai angin kencang dan dapat menyebabkan pohon tumbang maupun kerusakan bangunan.
Menurut Sumiarto, masyarakat yang menemukan kondisi berbahaya di lingkungan tempat tinggal diharapkan segera melaporkannya kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan yang disertai angin kencang. Apabila terjadi pohon tumbang atau kondisi yang membahayakan, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditangani,” ujar Sumiarto, Pejabat Fungsional BPBD Kabupaten Merangin, Jumat, 6 November 2026.
Selain mengingatkan masyarakat mengenai potensi bahaya cuaca ekstrem, BPBD Kabupaten Merangin juga meminta keluarga yang rumahnya tertimpa pohon untuk sementara waktu tidak menggunakan bagian bangunan yang mengalami kerusakan.
Langkah tersebut diperlukan untuk menghindari risiko kecelakaan akibat material bangunan yang rusak maupun kemungkinan adanya bagian pohon yang masih membahayakan penghuni rumah.
“Kami juga mengimbau keluarga korban untuk tidak menempati bagian rumah yang rusak sebelum pohon tumbang dibersihkan dan kondisi bangunan dipastikan aman,” jelas Sumiarto, Pejabat Fungsional BPBD Kabupaten Merangin.
Sementara itu, petugas BPBD terus melakukan pemeriksaan terhadap kondisi rumah yang terdampak. Proses kaji cepat dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan serta mengidentifikasi potensi bahaya yang masih terdapat di sekitar lokasi kejadian.
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca, terutama saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan permukiman.
Keberadaan pohon berukuran besar di sekitar rumah juga perlu mendapat perhatian karena berpotensi tumbang apabila terjadi angin kencang, terutama jika kondisi batang maupun akar pohon sudah tidak kuat.
BPBD Kabupaten Merangin mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah ketika cuaca buruk serta menghindari berteduh di bawah pohon besar yang berisiko tumbang.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kejadian pohon tumbang atau kondisi lingkungan yang membahayakan kepada petugas terkait agar dapat dilakukan penanganan dan mencegah timbulnya korban.
Melalui kesiapsiagaan petugas dan kewaspadaan masyarakat, BPBD Kabupaten Merangin berharap risiko kerusakan maupun korban akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan, khususnya di kawasan permukiman yang memiliki banyak pohon besar.










