TVRINews, Jambi
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax diperkirakan mempengaruhi pola konsumsi masyarakat. Pemerintah Kota Jambi pun memperketat pengawasan distribusi BBM guna memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga serta penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.
Pemerintah Kota Jambi terus memantau ketersediaan BBM di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Langkah ini dilakukan menyusul kenaikan harga BBM non subsidi yang dinilai berpotensi mendorong masyarakat beralih menggunakan BBM subsidi.
Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan kondisi tersebut perlu diantisipasi agar ketersediaan BBM subsidi tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Kami hanya mengikuti instruksi dari pemerintah pusat. Di daerah, kami fokus melakukan pengawasan agar tidak terjadi penyalahgunaan BBM," ujar Maulana, Wali Kota Jambi dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Senin, 15 Juni 2026.
Ia menambahkan, selain menjaga pasokan, pengawasan juga dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Kota Jambi terus berkoordinasi dengan Pertamina, pihak SPBU, serta instansi terkait guna memantau distribusi dan mencegah terjadinya penyalahgunaan BBM subsidi.
Dengan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah kenaikan harga BBM non subsidi.










