TVRINews, Jambi
Pergerakan harga komoditas perkebunan di Pasar Tradisional Modern Muara Bungo menunjukkan tren yang beragam. Harga pinang tercatat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir, sementara harga kakao kering justru mengalami kenaikan cukup signifikan.
Penurunan harga pinang dikeluhkan para petani karena berdampak terhadap pendapatan mereka. Saat ini, harga pinang kering berada di kisaran Rp11 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya sekitar Rp13 ribu per kilogram. Kondisi ini dipengaruhi oleh melemahnya permintaan pasar serta fluktuasi harga di tingkat pengepul dan pasar ekspor.
Sementara itu, komoditas kakao kering justru memberikan dampak positif bagi petani. Harga kakao kering di Pasar Tradisional Modern Muara Bungo saat ini naik menjadi sekitar Rp45 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp35 ribu per kilogram. Kenaikan ini dipengaruhi meningkatnya permintaan pasar serta terbatasnya pasokan dari sejumlah daerah penghasil.
Salah seorang pedagang komoditas perkebunan, Nurlianai, mengatakan perubahan harga kedua komoditas tersebut cukup memengaruhi aktivitas jual beli di pasar.
“Petani pinang cenderung menahan penjualan sambil menunggu harga kembali stabil, sementara petani kakao memanfaatkan momentum kenaikan harga untuk meningkatkan penjualan hasil panen,” ujar Nurlianai.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bungo melalui instansi terkait terus memantau perkembangan harga komoditas perkebunan. Pemerintah juga memberikan informasi secara berkala kepada para petani agar dapat menentukan strategi penjualan yang tepat sesuai kondisi pasar.










