TVRINews, Jambi
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menyiapkan rencana pembangunan pusat rehabilitasi narkoba di kawasan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat pemulihan bagi korban penyalahgunaan narkoba, khususnya masyarakat di wilayah barat Provinsi Jambi, sehingga tidak lagi bergantung pada layanan rehabilitasi di luar daerah.
Kawasan Kayu Aro dipilih karena dinilai memiliki lingkungan yang mendukung proses pemulihan. Selain didukung ketersediaan lahan, daerah ini memiliki udara yang sejuk, lingkungan yang asri, serta suasana yang tenang, sehingga diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi pasien selama menjalani rehabilitasi.
Gubernur Jambi, Al Haris, mengatakan bahwa pembangunan pusat rehabilitasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat penanganan penyalahgunaan narkoba. Ia menyebutkan bahwa ketersediaan fasilitas rehabilitasi di Jambi masih terbatas.
“Selama ini banyak korban penyalahgunaan narkoba yang harus dirujuk ke luar daerah. Dengan adanya pusat rehabilitasi ini, diharapkan pelayanan pemulihan bisa dilakukan di Jambi,” ujar Al Haris, dikutip Jumat, 17 Juli 2026.
Hingga saat ini, Pemprov Jambi masih melakukan koordinasi dan persiapan pembangunan, mulai dari penyelesaian status lahan hingga penyusunan rencana fasilitas.
Ke depan, pusat rehabilitasi ini tidak hanya menyediakan layanan medis dan pendampingan psikologis, tetapi juga program pelatihan keterampilan. Hal ini bertujuan agar mantan penyalahguna narkoba memiliki bekal untuk kembali beraktivitas dan berdaya di tengah masyarakat.










