TVRINews, Jambi
Kondisi banjir yang melanda 14 kecamatan di Kabupaten Bungo, Jambi, mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Meski demikian, dapur umum yang didirikan pemerintah daerah masih tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bungo bersama Dinas Sosial terus memastikan distribusi bantuan logistik, khususnya makanan dan minuman, tetap berjalan hingga situasi benar-benar pulih.
Kepala BPBD dan Kesbangpol Linmas Kabupaten Bungo, Zainadi, mengatakan dapur umum masih aktif beroperasi untuk melayani kebutuhan warga terdampak banjir dan tanah longsor.

“Dapur umum masih terus berjalan, menyiapkan makanan dan menyalurkan ribuan nasi bungkus setiap hari untuk warga terdampak, termasuk para pengungsi dan petugas di lapangan,” ujar Zainadi.
Selain makanan siap saji, pemerintah daerah juga menyalurkan berbagai bantuan lain seperti mi instan, air mineral, selimut, hingga perlengkapan bayi.
Berdasarkan data BPBD Bungo, tercatat sebanyak 5.882 rumah terdampak banjir dengan 22.883 jiwa terdampak. Sebagian warga masih bertahan di lokasi pengungsian.
Pemerintah daerah memastikan penyaluran bantuan akan terus dilakukan secara merata hingga kondisi kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa pascabencana.










