TVRINews, Jambi
Pemerintah Provinsi Jambi menaruh perhatian khusus terhadap meningkatnya angka inflasi di tiga wilayah, yakni Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, dan Kabupaten Bungo. Berbagai langkah intervensi dilakukan untuk menjaga stabilitas harga di daerah tersebut.
Berdasarkan data terbaru, ketiga wilayah tersebut mencatatkan tingkat inflasi yang mencapai lebih dari 3,5 persen. Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, terutama akibat kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan serta stabilitas harga di pasar, agar beban masyarakat tidak semakin meningkat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Johansyah, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah intervensi, salah satunya melalui program gerakan pangan murah.
“Program gerakan pangan murah ini kami lakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau serta menjaga stabilitas harga di pasar,” ujar Johansyah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi.
Ia menambahkan, pemerintah akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan di pasar, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota.
Melalui berbagai langkah tersebut, diharapkan laju inflasi di Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, dan Kabupaten Bungo dapat dikendalikan, sehingga stabilitas ekonomi daerah dan daya beli masyarakat tetap terjaga.










