TVRINews, Jambi
Kementerian Haji dan Umrah memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan ibadah haji sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pada musim haji mendatang. Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah memperketat pemeriksaan kesehatan calon jemaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Hal itu disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, saat menyambut kepulangan jemaah haji Kloter BTH 20 asal Kota Jambi dan Muaro Jambi di Debarkasi Haji Antara Provinsi Jambi.
Menurut Irfan, kondisi kesehatan jemaah menjadi faktor penting yang menentukan kelancaran pelaksanaan ibadah. Karena itu, proses pemeriksaan kesehatan akan diperkuat sejak tahap awal agar calon jemaah benar-benar siap secara fisik.
Selain aspek kesehatan, pemerintah juga akan mengevaluasi tata kelola penyelenggaraan haji, termasuk persiapan layanan yang diberikan kepada jemaah di Arab Saudi.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan di berbagai sektor agar penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang dapat berjalan lebih baik, nyaman, dan memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh jemaah haji Indonesia,” ujar Irfan.
Dalam kesempatan tersebut, Irfan turut menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat pelayanan yang belum memenuhi harapan jemaah, baik selama proses pemberangkatan di Indonesia maupun saat pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Ia menegaskan seluruh masukan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji pada musim berikutnya.
Menteri Haji dan Umrah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji dan pihak terkait yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Ia berharap seluruh jemaah yang telah kembali ke Tanah Air memperoleh haji yang mabrur serta senantiasa diberikan kesehatan.










