TVRINews, Jambi
Sejumlah sopir di Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi mengeluhkan adanya praktik jual beli nomor antrean untuk mendapatkan bahan bakar minyak jenis solar. Praktik tersebut diduga dilakukan oleh oknum yang bukan berasal dari pihak SPBU dan sempat memicu keributan di lokasi.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, terlihat adanya dugaan permintaan sejumlah uang kepada sopir agar bisa mendapatkan nomor antrean pengisian solar di salah satu SPBU di Kota Sungai Penuh.
Salah seorang sopir, Kaslirdi, mengatakan para sopir merasa dirugikan karena dipaksa membeli nomor antrean agar bisa memperoleh jatah bahan bakar.

“Kami dipaksa membeli nomor antrean agar bisa mendapatkan solar. Kalau tidak membayar, antrean kami diserobot oleh kendaraan lain yang sudah membeli nomor tersebut,” ujar Kaslirdi, dikutip Kamis, 11 Junu 2026.
Ia menambahkan, praktik tersebut sudah berlangsung cukup lama dan kerap menimbulkan keributan antara sopir dengan oknum yang terlibat. Bahkan, kejadian tersebut sempat terekam kamera pengawas di area SPBU.
Kondisi ini dinilai sangat memberatkan para sopir karena menambah beban operasional di tengah sulitnya mendapatkan pasokan BBM subsidi jenis solar.
Para sopir berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut agar praktik serupa tidak kembali terjadi.










