TVRINews, Jambi
Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo memastikan ketersediaan hewan kurban untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan mencukupi. Selain itu, pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi terus dilakukan untuk menjamin hewan kurban layak serta aman dikonsumsi masyarakat.
Pemerintah daerah juga memperketat pengawasan kesehatan hewan melalui pemeriksaan rutin serta pemberian penanda atau label bagi ternak yang dinyatakan memenuhi syarat sebagai hewan kurban.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo, Kasianto, mengatakan ketersediaan hewan kurban tahun ini dipastikan cukup dengan kondisi kesehatan yang telah terjamin.

“Ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Bungo tahun ini mencukupi, dan seluruh ternak telah melalui pemeriksaan kesehatan serta vaksinasi sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat,” ujar Kasianto.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan sumber daya manusia, fasilitas pemotongan hewan, serta pengawasan kualitas daging kurban untuk memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai standar.
Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo, tersedia 1.554 ekor sapi dan 536 ekor kambing yang siap memenuhi kebutuhan kurban tahun ini.
Terkait aspek kesehatan, pihaknya memastikan penyakit mulut dan kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) telah dikendalikan melalui program vaksinasi dan pengawasan intensif.
Selain itu, pengawasan lalu lintas ternak juga diperketat, baik antar kabupaten maupun dari luar Provinsi Jambi, guna mencegah masuknya hewan yang berpotensi membawa penyakit.
Masyarakat yang akan melaksanakan ibadah kurban diimbau tidak perlu khawatir, karena stok dan kualitas hewan kurban di Kabupaten Bungo dinilai aman, sehat, dan telah memenuhi standar kelayakan konsumsi.










