TVRINews, Jambi
Warga Desa Rantau Limau Kapas, Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, Jambi, melakukan perbaikan jembatan gantung secara swadaya setelah rusak akibat banjir bandang beberapa waktu lalu. Perbaikan darurat dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Jembatan gantung tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung bagi warga untuk menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun layanan kesehatan. Kerusakan yang terjadi sempat membuat aktivitas masyarakat lumpuh selama beberapa hari.
Pemerintah desa bersama warga kemudian berinisiatif melakukan perbaikan sementara dengan memanfaatkan dana pembangunan masjid sambil menunggu bantuan dari pemerintah daerah.
“Karena akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan harus tetap berjalan, masyarakat bersama pemerintah desa akhirnya melakukan perbaikan darurat secara swadaya,” ujar salah seorang perwakilan warga Desa Rantau Limau Kapas.
Setelah dilakukan perbaikan sementara, jembatan kini sudah dapat dilintasi kembali oleh warga. Aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar dan distribusi kebutuhan pokok, mulai kembali normal.
Sementara itu, Camat Tiang Pumpung, Tais, mengatakan pihak kecamatan telah melaporkan kondisi jembatan tersebut kepada pemerintah kabupaten agar segera mendapat penanganan lebih lanjut.
“Kami sudah menyampaikan laporan kepada instansi terkait agar bantuan perbaikan jembatan dapat segera direalisasikan,” kata Tais.
Ia berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan sehingga pembangunan jembatan dapat dilakukan secara permanen dan lebih aman bagi masyarakat.
Selain untuk mendukung keselamatan pengguna jembatan, bantuan tersebut juga diharapkan dapat menggantikan dana pembangunan masjid yang sementara digunakan untuk perbaikan darurat jembatan.










