TVRINews, Jambi
Upaya mencegah meluasnya kebakaran di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha, Kabupaten Batang Hari, Jambi, terus dilakukan. Dua unit alat berat dikerahkan untuk membuat sekat atau blokade api guna membatasi pergerakan api ke area lainnya.
Dua alat berat jenis excavator dan backhoe loader diturunkan ke kawasan Tahura Sultan Thaha. Alat tersebut digunakan untuk membersihkan material yang mudah terbakar, seperti pohon dan ranting kayu, sekaligus menggali tanah untuk membuat parit kecil sebagai pembatas jalur api.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Batang Hari, Ajrisa Windra mengatakan proses penyekatan menggunakan alat berat telah dilakukan selama lima hari terakhir.
Menurutnya, pengerjaan dilakukan dengan membersihkan pepohonan dan ranting kayu yang belum terbakar dari jalur perambatan api. Tanah di sekitar lokasi kemudian dikeruk hingga membentuk parit kecil untuk mencegah api menjalar ke lahan lainnya.
"Metode ini kami lakukan dengan membuat sekat dan membersihkan material yang mudah terbakar, serta menggali parit kecil untuk mencegah api meluas ke area lainnya," ujar Ajrisa Windra, dikutip Senin, 14 September 2026.
Ia menyebut metode blokade api tersebut cukup efektif dalam mengendalikan laju kebakaran. Kondisi di kawasan Tahura Sultan Thaha saat ini mulai lebih terkendali setelah dilakukan penyekatan di sejumlah titik.
Kemudian Ajrisa menegaskan, dua unit alat berat tersebut akan tetap disiagakan di lokasi hingga kebakaran di kawasan hutan tersebut benar-benar padam.










