TVRINews, Jambi
Kondisi kabut asap di Kota Jambi mulai menunjukkan perbaikan. Seiring membaiknya kualitas udara, Dinas Pendidikan Kota Jambi melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran daring yang diterapkan akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berdasarkan pantauan, kualitas udara di Kota Jambi saat ini berada pada kategori sedang dengan jarak pandang yang mulai membaik. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan kegiatan belajar mengajar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mardiansyah, mengatakan pihaknya tengah mengevaluasi apakah pembelajaran jarak jauh akan tetap dilanjutkan atau siswa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.
“Pembelajaran tatap muka akan dilakukan jika kualitas udara sudah berada di bawah angka 100, sehingga siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman,” ujar Mardiansyah.
Ia menambahkan, hasil evaluasi akan segera disampaikan kepada seluruh sekolah setelah pemerintah melihat perkembangan kondisi kabut asap dan indeks kualitas udara. Keputusan tersebut nantinya menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di Kota Jambi.









