TVRINews, Jambi
Gubernur Jambi Al Haris mengimbau masyarakat menjaga kondusivitas daerah di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di Provinsi Jambi. Warga juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena berpotensi menimbulkan keresahan.
Al Haris menegaskan, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah dan satuan tugas (satgas) menangani karhutla. Ia meminta warga tetap tenang serta menyaring informasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain.
“Masyarakat harus bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, karena kita semua perlu mendukung upaya penanganan karhutla agar berjalan dengan baik,” ujar Al Haris.
Menurutnya, menjaga ketertiban dan suasana daerah merupakan salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap petugas yang bekerja di lapangan. Warga yang belum dapat terlibat langsung dalam pemadaman maupun bergabung dengan Masyarakat Peduli Api tetap dapat berkontribusi melalui sikap tertib dan bijak dalam menerima informasi.
Pemerintah Provinsi Jambi, lanjut Al Haris, terus berupaya maksimal menangani karhutla. Namun, kondisi cuaca kering dan kabut asap yang masuk dari wilayah lain masih menjadi tantangan dalam pengendalian kebakaran serta perlindungan kesehatan masyarakat.
“Kami terus berupaya menangani karhutla bersama seluruh pihak terkait. Karena itu, kami berharap masyarakat tetap tenang, mengikuti imbauan pemerintah, dan bersama-sama mendukung langkah penanganan di lapangan,” katanya.
Di tengah kondisi kabut asap, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kesehatan dan mengantisipasi gangguan pernapasan. Warga diharapkan mengikuti arahan pihak berwenang serta mengurangi paparan asap apabila kualitas udara memburuk.
Selain mengajak masyarakat mendukung upaya penanganan karhutla, Al Haris juga mengimbau warga untuk berdoa memohon turunnya hujan kepada Allah SWT. Ia berharap hujan dapat membantu mengurangi kekeringan dan mendukung pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi.










