TVRINews, Jambi
Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, mengancam produktivitas pertanian, khususnya tanaman padi. Sebanyak 50 hektare dari total 62 hektare lahan persawahan di Desa Rengas Bandung, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), terancam gagal panen akibat kekeringan.
Tanaman padi yang telah berusia sekitar tiga setengah bulan mulai menunjukkan tanda-tanda kekurangan air. Sejumlah daun berubah kecokelatan, sementara kondisi tanah persawahan semakin mengering.
Kondisi tersebut membuat petani khawatir hasil panen mengalami penurunan drastis, bahkan berpotensi mengalami puso atau gagal panen.
Salah seorang petani, Mahmud, mengatakan lahan persawahan di wilayahnya sudah sekitar tiga bulan tidak mendapatkan hujan lebat. Akibatnya, pertumbuhan tanaman padi terganggu dan risiko gagal panen semakin meningkat.
Petani berharap pasokan air dapat didistribusikan secara konsisten agar tanaman padi yang masih bertahan bisa memperoleh kebutuhan air hingga masa panen tiba.
Untuk membantu mengatasi dampak kekeringan, Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Jambi di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melakukan penanganan melalui bantuan pembuatan sumur dan distribusi air langsung ke lahan persawahan warga.
Perwakilan Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Jambi, Muhammad Agung, mengatakan pihaknya telah menyalurkan bantuan air ke sejumlah wilayah pertanian yang terdampak kekeringan selama musim kemarau.
“Selama musim kemarau ini, BWSS VI Jambi telah mendistribusikan air ke 157,2 hektare lahan pertanian yang tersebar di delapan kabupaten dan kota di Provinsi Jambi,” ujar Muhammad Agung kutip Rabu, 21 Oktober 2026.
Distribusi air tersebut diprioritaskan untuk kawasan persawahan produktif yang membutuhkan pasokan air darurat. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kondisi tanaman padi sekaligus menekan potensi kerugian petani akibat kekeringan berkepanjangan.
Bagi petani di Desa Rengas Bandung, bantuan sumur dan pasokan air tambahan menjadi harapan untuk menyelamatkan tanaman padi yang telah mendekati masa panen. Mereka berharap distribusi air dapat terus dilakukan agar tanaman tetap bertahan dan hasil panen tidak berakhir dengan kegagalan.










