TVRINews, Jambi
Sebanyak 124 peristiwa kebakaran lahan tercatat terjadi di Kota Jambi dengan total luas lahan terbakar mencapai sekitar 20 hektare. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius di tengah semakin pekatnya kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kota Jambi.
Salah satu kebakaran terbaru terjadi di Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, dengan luas lahan terbakar mencapai sekitar 1,5 hektare.

Banyaknya peristiwa kebakaran lahan dikhawatirkan semakin memperburuk kualitas udara akibat kabut asap yang telah mengganggu aktivitas masyarakat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi, Doni Sumatriadi, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca kering.
“Kita harapkan masyarakat tidak membuang rokok sembarangan agar kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi,” ujar Doni dikutip Kamis, 8 Oktober 2026.
Selain tidak membuang puntung rokok sembarangan, masyarakat juga diminta menghindari aktivitas pembakaran lahan maupun tindakan lain yang berpotensi menimbulkan titik api.
BPBD Kota Jambi terus melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru di sejumlah wilayah.
Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam mencegah kebakaran dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api, terutama di kawasan yang memiliki rumput dan vegetasi kering.










