TVRINews, Jambi
Pemerintah Provinsi Jambi menerima bantuan anggaran senilai Rp30 miliar dari pemerintah pusat untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bantuan tersebut akan digunakan untuk pemulihan lahan gambut, penanganan dampak karhutla, serta kebutuhan pendukung lainnya.
Dalam upaya mempercepat penanganan karhutla di daerah rawan, bantuan anggaran tersebut diharapkan mampu memperkuat langkah-langkah pemerintah daerah dalam mengatasi kebakaran yang terus terjadi selama musim kemarau.
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, mengatakan bantuan tersebut dapat dialokasikan untuk berbagai kegiatan penting, mulai dari pemadaman, pembelian kendaraan operasional seperti motor trail, pembuatan sumur bor, hingga pemulihan lahan gambut.

Selain penanganan teknis, dukungan anggaran ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi dampak kesehatan akibat karhutla, seperti pembiayaan pemulihan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan kebutuhan lainnya.
Sudirman menambahkan, penggunaan anggaran akan dilakukan setelah adanya usulan kegiatan dari organisasi perangkat daerah terkait.
"Dengan adanya dukungan anggaran dari pemerintah pusat, diharapkan penanganan karhutla dapat dilakukan lebih optimal dan berkelanjutan," ujar Sudirman, dikutip Senin, 14 September 2026.
Ia juga menegaskan pentingnya penyusunan program penanggulangan karhutla yang bersifat jangka menengah hingga jangka panjang, guna memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi kebakaran di masa mendatang.










